Beranda » Bahan Kajian PTK » Bidang Kajian dan Karakteristik PTK (2)

Bidang Kajian dan Karakteristik PTK (2)

Google Translate

Free counters!
Add to My AOL Add to Google Reader or Homepage Subscribe in Bloglines

My feed

Geneku's Blog

IP

My Delicious

Author

Blog ini didedikasikan bagi rekan guru MTs Kemenag Kab. Tegal.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

McNiff (1992: 1) dalam bukunya yang berjudul Action Research: Principles and Practice memandang PTK sebagai bentuk penelitian reflektif yang dilakukan oleh guru sendiri yang hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk pengembangan kurikulum, pengembangan sekolah, pengembangan keahlian mengajar, dan sebagainya. Dalam PTK guru dapat meneliti sendiri terhadap praktik pembelajaran yang ia lakukan di kelas. Dengan melakukan penelitian tindakan, guru dapat memperbaiki praktik-praktik pembelajaran menjadi lebih efektif.

A. Bidang Kajian PTK
Bidang kajian penelitian PTK adalah sebagai berikut.
1) Masalah belajar siswa sekolah (termasuk di dalam tema ini, antara lain: masalah belajar di kelas, kesalahan-kesalahan pembelajaran, miskonsepsi, dan sebagainya);
2) Desain dan strategi pembelajaran di kelas (termasuk dalam tema ini, antara lain: masalah pengelolaan dan prosedur pembelajaran, implementasi dan inovasi dalam metode pembelajaran, interaksi di dalam kelas, dan sebagainya);
3) Alat bantu, media, dan sumber belajar (termasuk dalam tema ini, antara lain: masalah penggunaan media, perpustakaan, dan sumber belajar di dalam/luar kelas, dan sebagainya);
4) Sistem evaluasi (termasuk dalam tema ini, antara lain: masalah evaluasi awal dan hasil pembelajaran, pengembangan instrumen evaluasi berbasis kompetensi, dan sebagainya);
5) Masalah kurikulum (termasuk dalam tema ini, antara lain: masalah implementasi KBK, interaksi guru-siswa, siswa-bahan abelajar, dan lingkungan pembelajaran, dan sebagainya.
6) Masalah manajemen kelas atau sekolah.

B. Karakteristik PTK
Priyono memberikan enam karakteristik penelitian tindakan kelas sebagai berikut.
1. On-the job problem-oriented (masalah yang diteliti adalah masalah yang riil yang muncul dari dunia kerja peneliti/ yang ada dalam kewenangan/ tanggung jawab peneliti).
2. Problem-solving oriented (berorientasi pada pemecahan masalah).
3. Improvement-oriented (berorientasi pada peningkatan kualitas).
4. Multiple data collection (berbagai cara koleksi data dipergunakan). Untuk memenuhi prinsip ‘critical approach’ (kebenaran itu subjektif/ problematik), berbagai cara pengumpulan data umumnya digunakan, seperti (1) observasi, (2) tes, (3) wawancara, dan (4) kuesioner.
5. Cyclic (siklis), konsep tindakan pada dasarnya diterapkan melalui urutan-urutan planning, observing, action, and reflecting.
6. Partisipatory/collaborative. Peneliti bekerja sama dengan orang lain (ahli) dalam melakukan setiap langkah.

Suyanto mengemukakan karakteristik PTK secara lebih sederhana, yaitu sebagai berikut.
Pertama, permasalahannya diangkat dari dalam kelas tempat guru mengajar yang benar-¬benar dihayati oleh guru sebagai masalah yang harus diatasi. Masalah tidak berasal dari luar atau disarankan oleh orang lain yang tidak tahu-menahu masalah yang terjadi di dalam kelas. Masalah juga bukan berasal dari hasil penelitian atau hasil kajian lain yang di luar penghayatan guru.
Kedua, PTK adalah penelitian yang bersifat kolaboratif. Guru tidak harus sendirian berupaya memperbaiki praksis pembelajarannya. Ia dapat dibantu oleh pakar pendidikan, dosen LPTK, atau kepala sekolah, pengawas, atau bahkan oleh guru lain.
Ketiga, PTK adalah jenis penelitian yang memunculkan adanya tindakan tertentu untuk memperbaiki proses belajar mengajar di kelas.

About these ads
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: